free tracking

Salahkan Kean, Bonucci Ramai-ramai Diserang Balotelli dan Sterling

Judi Bola Unggulan

Judi bola merupakan situs judi yang sudah dipercaya oleh banyak kalangan pemain indonesia dan situs ini juga sudah terbukti selalu memberikan hal hal seputar bola yang berguna bagi para kalangan pemain yang sudah setia dengan situs ini di antaranya berita bola jadwal bola serta hasil prediksi nya dan hal hal seputar bola ini juga sudah terbukti sangat berguna dan bermanfaat bagi kalangan para pemain serta Judi bola ini akan selalu menyediakan berita hal hal seputar bola dan juga jadwal bolanya juga tapi masih akan ada yang disediakan oleh judi bola yaitu hasil prediksinya

Komentar yang dilontarkan Leonardo Bonucci soal selebrasi Moise Kean kini menjadi bumerang untuknya. Beberapa pemain yang pernah menjadi korban rasisme, seperti Mario Balotelli dan Raheem Sterling, kini mengarahkan kritikan kepada bek Juventus itu.

Semuanya bermula saat Juventus dengan Cagliari dalam laga lanjutan Serie A di Sardegna Arena , Rabu (3/4) dini hari tadi. Permasalahan muncul begitu Moise Kean membalas provokasi fans Cagliari usai mencetak gol kedua di menit ke-85.

Diketahui bahwa pemain berumur 19 tahun tersebut, beserta Blaise Matuidi, mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari para penggemar di sepanjang pertandingan. Selebrasi provokatif itu membuat kelakuan penggemar Cagliari semakin menjadi-jadi.

Beragam komentar lalu terlontar menyikapi kejadian tersebut. Anehnya, Leonardo Bonucci justru memilih untuk menyalahkan selebrasi provokatif Moise Kean ketimbang memberinya pembelaan soal ejekan rasis yang menimpa rekan setimnya itu.

“Ada cemoohan rasial pasca gol tersebut, Blaise [Matuidi] mendengar itu dan dia marah. Saya pikir situasinya 50:50, sebab Moise seharusnya tidak melakukan itu dan Curva seharusnya tidak bereaksi demikian,” tutur Bonucci usai pertandingan kepada Sky Sports Italia.

Bonucci sendiri langsung buru-buru mengklarifikasi pernyataannya itu melalui akun media sosial Instagram miliknya. Pemain berumur 32 tahun tersebut menyatakan bahwa dirinya juga tidak sepakat dengan segala bentuk rasisme dalam dunia sepak bola.

Sementara itu, Balotelli juga sempat melayangkan dukungan untuk Kean sekaligus memprotes pernyataan Bonucci. Ia menuliskan semuanya dalam kolom komentar sebuah unggahan di akun Instagram Moise Kean.

“Bravo! Dan beritahu Bonucci bahwa dia beruntung karena saya tak berada di sana. Alih-alih membela anda, dia malah melakukan itu? Wow, saya benar-benar terkejut. Saya mencintai anda, saudaraku!” ungkap Balotelli.

Balotelli paham betul bagaimana rasanya diserang dengan ejekan rasis, sebab ia mengalaminya selama bertahun-tahun. Sementara Sterling sendiri pernah merasakannya saat membela Manchester City kala menghadapi Chelsea akhir tahun 2018 kemarin.

Kami berharap dengan semua informasi yang akan kami berikan ini akan sangat membantu sekali bagi para pemain dan semoga dengan informasinya juga akan sangat terpuaskan

Berita Bola, Jadwal dan Prediksi Bola Terbaru © 2017 Agen Sbobet Resmi